-Bahagia itu Sederhana-
Lagi. Dan memang begitu adanya...
Hari ini saya banyak mendapat ilmu tentang hal yang sederhana, dan itu luar biasa.
.nuna.
- Kakak yang legowo dan sederhana dalam menghadapi persoalan yang bernama 'kehilangan' salah 'banyak' benda berharganya. Yang begini ini kalo ngga sering latihan bakal berat dilaluinya.
- Tentang mimpi yang sederhana atau bisa juga dibilang sepele. Ketika masa SMA banyak baca novel yang isinya keren karangan Kang Abik. Salah satu anggota FLP. Dulu, FLP itu apa ya? Tau juga ngga. Tapi ingin terlibat di dalamnya. Kalo bisa ketemu langsung sama ketua umumnya. Perlahan jalan mulai terbuka tanpa disadari dan sore ini, alhamdulillah benar-benar secara sederhana mimpi itu terwujud. Membaca ayat suci-Nya disimak langsung oleh beliau secara bergiliran. Sepele sebenarnya wong ya cuma gitu tok aja kok lebay, tapi kalo ngga bergerak mewujudkan ya masih saja mimpinya mimpi seperti bertahun-tahun yang lalu.
- Melalui beliau juga yang secara sederhana memberitahukan salah satu acara yang pernah diikutinya mengisahkan bahwa, seorang yang sangat kekuarangan menerima uang sebesar tiga ratus ribu rupiah saja gemetaran sampai-sampai sakit karena baginya nominal yang sebegitu besarnya. Lha, uang segitu hasil muter-muter dijalanan terkadang atau keseringan kok ya ngga sebegitunya pas menerima. Apalagi jika ada yang jago menghambur-hamburkan uang. Kontras!
- Tentang diskusi film Indonesia bersama beliau. Betul juga ya, film isinya rebutan harga, rebutan pacar, rebutan rumah, ngga asa ya film rebutan panci penggirengan? Hah, ekstrem juga dengarnya. Begitu ratingnya tinggi selalu dipanjang-panjangin, nyimpang dari alur aslinya. Mengecewakan dan seolah tak mau dengar kata hati penulisnya? Cerita yang seharusnya sederhana jadi berbelit-belit, padahal yang sederhana jauh lebih berkesan dan menimbulkan makna.
.nuna.


Komentar
Posting Komentar