Mengapa Aku Menulis?
"Mengapa aku menulis?"
Karena dengan menulis aku bisa menari. Menarikan semua angan dan percakapan yang terjadi dalam benakku.
Karena dengan menulis aku bisa menuangkan semua mimpi, sekalipun mimpi itu belumlah pasti menjadi nyata.
Karena dengan menulis aku bisa berdo'a kepada Allah SWT yang Maha Kuasa atas segalanya.
subhanAllah. . .
Mengapa aku menulis?
Karena menulisku merupakan hobi
Karena menulisku timbul dari dalam hati nurani
Karena menulisku sarana komunikasi diri
Alhamdulillah. . .
Mengapa aku menulis?
Karena menulis membuat ku sabar
Karena menulis membuatku sadar
Karena menulis membuatku SEMANGAT!!!
Allahuakbar. . .
Mengapa aku menulis?
Karena menulis bagai menyadarkanku betapa besar cintaNya
Karena menulis bagai merekahkanku yakin berjuang esok hari bersamaNya
Karena menulis bagai mengingatkanku akan hari akhirNya
Laailahaillallah. . .
Karena menulis itu indah
Karena menulis itu menyejukkan
Karena menulis itu luar biasa
Getarkan ayunan kibasan pena meski tenaga merapuh dalam kejam dunia!
Karenanya semangat terpercik membara
Akibatkan tenaga terpancar nyataMenembus cakrawala dunia, membentang jagad raya semesta (ˆ▽ˆʃƪ)
Begitulah kawan, cobalah untuk mencintai sebuah acara yang dinamakan 'menulis' ini. SubhanAllah, manfaatnya sungguh luar biasa. Ngga tanggung-tanggung loh, sensei saya di FLP memberikan info bahwa dengan menulis kesehatan dapat terjaga. Dan yang lebih ekstrem lagi, menulis itu bisa mencegah orang bunuh diri? hah? masak iya? kok bisa? gimana ceritanya? Wuaduh, satu-satu dong tanyanya. bingung saya mau jawabnya gimana? hehe. Jadi begini, alkisah (cielah) ada seorang perempuan yang galau bin pengin gantung diri saja karena diputusin cowonya. nah lo? kronis banget ya penyakitnya. dengan segenap kebaikan yang dimiliki, teman si perempuan itu mencoba memberikan penawar obat dai ke-galau-an itu. mau tahu apa resep obat itu?
SubhanAllah, ternyata dia menyarankan si perempuan untuk menulis semua keluh kesahnya. sehingga tanpa di sadari oleh dirinya sendiri, si perempuan menggoreskan pena layaknya seorang novelis terkenal. ya! dia berhasil menumpahkan semua keluh kesahnya itu menjadi rangkaian cerita yang berarti baginya. dan berangsur, si perempuan mulai memetik hikmah dari apa yang ditulisnya, seraya menarik kesimpulan untuk memikirkan langkah apa yang harus dilakukannya dalam rangka kegiatan "move on". hehehe
horee ngga jadiii, asyik ngga jadiiii gantung dirinya. akhir cerita dia ternyata jadi pengusaha laundry yang pastinya sangat akrab berurusan dengan gantung-menggantung pakaian. Yah, cerita yang mengharukan (´⌣`ʃƪ). Nah lo? dari hal yang negatif bin hancur, menjadi hal positif penuh berkah ..\(˘▽˘)/
Karena dengan menulis aku bisa menari. Menarikan semua angan dan percakapan yang terjadi dalam benakku.
Karena dengan menulis aku bisa menuangkan semua mimpi, sekalipun mimpi itu belumlah pasti menjadi nyata.
Karena dengan menulis aku bisa berdo'a kepada Allah SWT yang Maha Kuasa atas segalanya.
subhanAllah. . .
Mengapa aku menulis?
Karena menulisku merupakan hobi
Karena menulisku timbul dari dalam hati nurani
Karena menulisku sarana komunikasi diri
Alhamdulillah. . .
Mengapa aku menulis?
Karena menulis membuat ku sabar
Karena menulis membuatku sadar
Karena menulis membuatku SEMANGAT!!!
Allahuakbar. . .
Mengapa aku menulis?
Karena menulis bagai menyadarkanku betapa besar cintaNya
Karena menulis bagai merekahkanku yakin berjuang esok hari bersamaNya
Karena menulis bagai mengingatkanku akan hari akhirNya
Laailahaillallah. . .
Karena menulis itu indah
Karena menulis itu menyejukkan
Karena menulis itu luar biasa
Getarkan ayunan kibasan pena meski tenaga merapuh dalam kejam dunia!
Karenanya semangat terpercik membara
Akibatkan tenaga terpancar nyataMenembus cakrawala dunia, membentang jagad raya semesta (ˆ▽ˆʃƪ)
Begitulah kawan, cobalah untuk mencintai sebuah acara yang dinamakan 'menulis' ini. SubhanAllah, manfaatnya sungguh luar biasa. Ngga tanggung-tanggung loh, sensei saya di FLP memberikan info bahwa dengan menulis kesehatan dapat terjaga. Dan yang lebih ekstrem lagi, menulis itu bisa mencegah orang bunuh diri? hah? masak iya? kok bisa? gimana ceritanya? Wuaduh, satu-satu dong tanyanya. bingung saya mau jawabnya gimana? hehe. Jadi begini, alkisah (cielah) ada seorang perempuan yang galau bin pengin gantung diri saja karena diputusin cowonya. nah lo? kronis banget ya penyakitnya. dengan segenap kebaikan yang dimiliki, teman si perempuan itu mencoba memberikan penawar obat dai ke-galau-an itu. mau tahu apa resep obat itu?
SubhanAllah, ternyata dia menyarankan si perempuan untuk menulis semua keluh kesahnya. sehingga tanpa di sadari oleh dirinya sendiri, si perempuan menggoreskan pena layaknya seorang novelis terkenal. ya! dia berhasil menumpahkan semua keluh kesahnya itu menjadi rangkaian cerita yang berarti baginya. dan berangsur, si perempuan mulai memetik hikmah dari apa yang ditulisnya, seraya menarik kesimpulan untuk memikirkan langkah apa yang harus dilakukannya dalam rangka kegiatan "move on". hehehe
horee ngga jadiii, asyik ngga jadiiii gantung dirinya. akhir cerita dia ternyata jadi pengusaha laundry yang pastinya sangat akrab berurusan dengan gantung-menggantung pakaian. Yah, cerita yang mengharukan (´⌣`ʃƪ). Nah lo? dari hal yang negatif bin hancur, menjadi hal positif penuh berkah ..\(˘▽˘)/
![]() |
| Goreskan penamu! |
Salam Semangat ya kawan sekalian.
terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca hari ini ƪ(◦'⌣'◦ )Ʃ
terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca hari ini ƪ(◦'⌣'◦ )Ʃ


Komentar
Posting Komentar